Showing posts with label Pomosi. Show all posts
Showing posts with label Pomosi. Show all posts

Friday, December 12, 2008

Contoh Branding Separator

Untuk branding di pembatas jalan dengan bahan fiber masih jarang menemukan suppliernya, kalaupun ada masih mahal harganya. Yang umum ditemukan adalah terbuat dari semen dengan rangka tulang. Dengan menggunakaan material semen sedikit mengalami kesulitan untuk melakukan branding dengan materi yang berubah-ubah, sebab bahannya licin dan menggunakan cat sebagai media cetak. Disamping itu resiko celaka bila tertabrak pengendara lebih paranh, berbeda dengan separator yang terbuat dari fiber, disamping berbahan ringan juga menimbulkan resiko celaka lebih rendah. Karena bila tertabrak separatornya yang akan rusak, kemudahan lainnya adalah penggantian material branding lebih mudah, cukup dengan menggunakan sticker digital print. Media branding yang dipakai berupa sticker print digital.

Contoh separator dari fiber seperti separator dari semen posisi ada di Jl Kalibata Jakarta Selatan depan Makan Pahlawan.












Contoh Separator berbahan fiber bebentuk bulat

Read More...

Tuesday, November 25, 2008

Juragan Lama Tak Mau di Kalahkan

Billbioard, bando jalan, Jenbatan Penyeberangan Umum (JPU) dan Penerangan Jalan Umum (PJU) merupakan areal strategis untuk menempatkan promosi dari perusahaan atau produk. Jagoan lama yang konsisten menggunakan media ini adalah produk rokok. Ukurannya juga tidak tanggung-tanggung full viewdi setipa tapilannya, kemasannya juga eksklusif dengan pencahayaan power full terang benderang di malam hari. Sistem promo yang dilakukan produk ini bila dilihat dari sisi kesamaan hak promosi dengan produk lain memang berbeda, walaupun produk penyebab kangker paru-paru ini memiliki anggarang yang berlimpah, sementara media promosinya terbatas. Untuk melakukan promosi di media elektronik televisi baru bisa tanyang diatas jam 22.00 disaat orang sudah malas nonton televisi, pada media cetak juga demikian untuk pembaca yang ada pelajarnya juga diharamkan. Karena keterbatannya terkadang iklannya terselubung melalui jalur sosial seperi program CSR, beasiswa dan bentuk acara lainnya. Bentuk dari kebingunan itulah produk yang mengandung nikotin ini memasang billboard seukuran bioskop di jalan-jalan protokol di tengah kota dan antar lintas propinsi. Selama ini merasa jadi juragan billboard tidak ada yang berani mengeluarkan dana miliaran seakan terasa aman-aman saja, belakangan pemprov dan pemda daerah mulai mengusik keberadaan mereka. Beberapa reklame di jalan-jalan protokol mulai digusur dari arena strategis sebab dianggap pembawa penyakit tapi penyumbang pajak, ditambahlagi perda larangan merokok di tempat-tempat umum ibukota semakin kuat alasan untuk menyingkirkan pohon-pohon besi mereka produk rokok.

Read More...

Monday, November 24, 2008

Trend Wall Painting

Bagi yang suka corat coret tembok atau punya bakat menggambar dengan menggunakan cat pilok sekarang saatnya unjuk bakat. Beberapa produk sudah membutuhkan keahliat seprot menyemprot tembok, jangan Cuma jagi nyemprot tembok yang nggak penting. Branding dengan model wall painting ini sudah lama ada tapi belum menjadi trend, produk penghasil asap di mulut yang sudah melakukannya dengan mengecat seluruh bagian toko. Produk selular sudah mulai melakukan ini karena biayanya cukup murah di bandingkan dengan billboard atau baliho. Bayaran wall painting ini per meter square, cat yang digunakan juga pilok bukan cat minyak dengan menggunakan kuas, hasil yang di inginkan juga cukup bagus hampir mirip dengan hasil print color. Job ini biasanya dikerjakan oleh vendor yang menangani promosi outdor perusahaan, jadi bukan langsung dari perusahaan pengguna yang memakai jasa wall painting. Nah yang punya keahlian melukis tembok cari tau siapa vendor yang menangani promo outdoor nya biar kebagian job, apalagi jobnya legal nggak perlu sembunyi-sembunyi dari tantrib. Wall painting juga bayar pajak sama pemda dan yang paling penting mendapat ijin.

Read More...

Sunday, November 23, 2008

Operator Berebut Tiang di Lahan Sempit

Sepertinya para operator sudah lelah dengan perang tariff yang membuat masyarakat jera dengan promo jor-joran di setiap media. Sengitnya pertempuran tarif antar operator raksasa meninggalkan luka di hati sebagian konsumen yang tidak mengerti, sebab promo yang disajikan begitu manis hingga menarik minat pengguna selular. Tapi apa dikata, untung sesaat yang didapat, tapi trauma yang tertinggal susah diobati dan menjadi promosi mulut ke mulut bahwa promo operator tidak benar dan tidak transparan. Kejenuhan ini rupanya ditanggapin serius oleh operator alis sudah tidak mempan untuk meningkatkan penjualan, semua lini menurun baik custumer baru maupun pengguna value add apalagi harus berbagi konsumen dengan operator pendatang baru yang tidak kalah agresip dengan promonya.

Penanaman image-pun segera dilakukan dengan melakukan branding ala produk rokok, bentuk branding yang dilakukan mulai dari billboard selapangan bola, baliho, spanduk, umbul-umbul, separator jalan, kuliner hingga pos polisi. Branding ini bertujuan untuk menguatkan image di masyarakat, tapi harus bertempur dengan produk rokok yang sudah menguasai lahan-lahan strategis untuk billboard. Rokok sudah lama melakukan branding semacam ini karena keterbatasan media promosi mereka dan terhalang oleh peraturan pemerintah.Tidak lama lagi kita akan menikmati pemandangan pohon besi di jalan-jalan protokol kota kita. Memang ini menjadi sumber pendapatan PEMDA setempat tentunya, tapi kalau kebanyakan hutan besi dan pajangan kain umbul-umbul yang berwarna-warni tentu merusak pemandangan. Mudah-mudahan tata kota bisa mengatur tempat-tempat yang sesuai untuk pemasangan tiang-tiang promosi ini dan menyisakan ruang publik.

Read More...

Recent Comments

  © Blogger template 'Tranquility' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP